Taste of Cherry berkisah tentang Mr. Badii (diperankan dengan memukau oleh Homayoun Ershadi), seorang pria paruh baya yang mengendarai mobil Land Rover-nya melintasi jalanan berdebu di pinggiran kota Teheran, Iran. Pemandangan yang tampak monoton—tanah kosong, gedung-gedung konstruksi yang terbengkalai, serta bukit-bukit kering—menjadi latar sempurna untuk kegelisahan batin sang tokoh.

Abbas Kiarostami’s Taste of Cherry (1997) is a minimalist Iranian film that explores themes of mortality, agency, and ethical responsibility through the story of Mr. Badii, a man driving around Tehran seeking someone to bury him after he plans to commit suicide. "Sub Indo" refers to subtitled Indonesian-language versions distributed online; studying the film as experienced by Indonesian-speaking audiences reveals how translation choices, cultural context, and reception shape interpretation. This paper analyzes the film’s themes, aesthetic strategies, and the specific issues raised by Indonesian subtitling and reception.

Berdiskusi dari sisi religius dan moral, menegaskan bahwa bunuh diri adalah dosa ( Tuan Bagheri (Tukang Awetan Hewan):

Bagi Anda yang menyukai film yang menantang imajinasi, ending Taste Of Cherry adalah salah satu yang paling dibahas dalam sejarah sinema. Pergeseran dari film fiksi ke dokumenter di menit-menit terakhir memaksa kita untuk bertanya: Apa itu realitas? Apa itu akting?