Dubbing memungkinkan penonton Indonesia untuk benar-benar memahami nuansa dialog tanpa perlu membaca teks. Hasilnya, popularitas SRK di Indonesia melampaui aktor Hollywood sekalipun. Hingga kunjungannya ke Jakarta pada tahun 2011 dan 2016, teriakan "SRK! SRK!" menggema di Ballroom hotel, dan banyak dari mereka yang hadir adalah penggemar yang mengenal Rizwan Khan melalui suara berbahasa Indonesia.
In the dubbed "Layar Spesial" (Special Screen) broadcasts, Indonesian viewers were captivated by the film's "unconventional directorial style" and the powerful performances of Shah Rukh Khan and Kajol. The long essay format of the film’s narrative—spanning decades and continents—was preserved through careful dubbing that maintained the "special lines of dialogue" that director Karan Johar is known for. my name is khan dubbing indonesia
Perdebatan antara dubbing vs subtitle selalu hangat. Untuk My Name is Khan , ada beberapa kelemahan dari versi dubbing: Perdebatan antara dubbing vs subtitle selalu hangat
Dubbing memungkinkan penonton Indonesia untuk benar-benar memahami nuansa dialog tanpa perlu membaca teks. Hasilnya, popularitas SRK di Indonesia melampaui aktor Hollywood sekalipun. Hingga kunjungannya ke Jakarta pada tahun 2011 dan 2016, teriakan "SRK! SRK!" menggema di Ballroom hotel, dan banyak dari mereka yang hadir adalah penggemar yang mengenal Rizwan Khan melalui suara berbahasa Indonesia.
In the dubbed "Layar Spesial" (Special Screen) broadcasts, Indonesian viewers were captivated by the film's "unconventional directorial style" and the powerful performances of Shah Rukh Khan and Kajol. The long essay format of the film’s narrative—spanning decades and continents—was preserved through careful dubbing that maintained the "special lines of dialogue" that director Karan Johar is known for.
Perdebatan antara dubbing vs subtitle selalu hangat. Untuk My Name is Khan , ada beberapa kelemahan dari versi dubbing: